Sabtu, 14 November 2009

Tips - Memilih Mode Pemotretan

Antara Semi Otomatis & Manual



Notes:
Tips ini hanya untuk memudahkan dan bukan patokan, Anda tidak harus mengikuti cara yang saya lakukan. Seiring dengan pengalaman Anda memotret, Anda akan temukan sendiri, kapan suatu mode harus digunakan :-)

Aperture Priority (A, Av) tampaknya adalah mode yang paling sering saya pakai. Acuannya gampang:
  • Bukaan lebar (kurang dari f/2.0 s.d f/4.0) dipakai untuk mengisolasi obyek & membuat background jadi blur
  • Bukaan sempit (f/8 s.d f/22 atau lebih) dipakai kalau menghendaki seluruh obyek terekam tajam


Namun ada kondisi-kondisi yang mengharuskan memakai Shutter Priority (S, Tv), misalnya:
  • Freezing, obyek bergerak cepat & dikehendaki untuk menangkapnya secara tajam sehingga shutter speed harus diset pada kecepatan tinggi sesuai dengan kecepatan gerak obyek
  • Panning, mengeset shutter pada slow speed (sekitar 1/30 s) dan menggerakkan kamera mengikuti gerakan obyek sehingga diperoleh latar belakang blur dengan obyek tajam.
  • Indoor Events dengan kondisi yang cenderung low-light sehingga perlu mengunci shutter pada 1/40 atau 1/60 s agar foto manusia tetap tajam
  • Movement Impression dengan setting shutter speed rendah sehingga manusia & benda-banda yang bergerak tampak kabur.
  • Slow speed untuk memperoleh tekstur yang lembut dari benda bergerak, misalnya aliran air di jeram atau air terjun.

Pada kondisi-kondisi khusus, perlu juga menggunakan Manual Setting misalnya:
  • Sunset atau sunrise
  • Silhouette
Setting manual saya gunakan juga untuk foto panorama yang merupakan gabungan dari beberapa frame (stitching), foto indoor yang sengaja dibuat agak under-exposeure, serta momen-momen lain yang tidak sesuai dengan 'logika' kamera.:-)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar