Kamis, 26 November 2009

Aksesoris - Fast lens

Lebih cepat dengan shallow DOF



Yang dimaksud dengan Fast Lens adalah lensa dengan bukaan aperture lebar, yaitu lensa-lensa dengan angka aperture kurang dari f/3.0. Jadi termasuk di dalamnya adalah lensa-lensa f/2.8, f/2.0, f/1.8 atau lebih rendah lagi. Sebutan fast diperoleh dari angka speed shutter yang tinggi ketika lensa ini dipakai memotret.
Agar lebih jelas, contohnya begini:
  • Untuk pemotretan di siang hari, mode A (Av), digunakan ISO 100 dengan aprture f/5.6, maka kamera akan menyesuaikan speed shutter pada angka 1/60 s
  • Dengan kondisi yang sama: siang hari, mode A, (Av), ISO 100, digunakan lensa dengan aperture f/2.8, maka kamera akan menyesuaikan speed shutter pada 1/250 s
Tampak bahwa dengan bukaan lebih lebar (f/2.8) akan diperoleh speed shutter lebih fast, yaitu 1/250. Jika memakai lensa dengan f/1.8, bukan tidak mungkin akan diperoleh shutter speed 1/400 atau 1/500. Intinya, setiap perubahan aperture 1 stop (1 angka), maka shutter speed pun akan mengimbangi dengan perubahan 1 stop ke arah yang berlawanan.
Dengan lensa berbukaan lebar (fast lens) ini, diperoleh speed yang tinggi sehingga mengurangi kemungkinan blur akibat goncangan kamera atau gerakan obyek. Selain itu, diperoleh ruang tajam (DoF - Depth of Field)yang sempit (shallow depth), sangat bagus untuk mengisolasi obyek utama. Lensa ini cocok untuk pemotretan panggung, pemotretan indoor atau dalam kondisi low light.
Canon & Nikon menyediakan lensa ekonomis 50 mm f/1.8 yang dapat digunakan untuk mencicipi tipe fast lens ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar