Jumat, 15 Oktober 2010

Tilt-Shift Photography


Dari foto Zaki Fachrizal Maulana, saya jadi baca-baca tentang Tilt-Shift Photography. Kalau mau, Anda bisa baca juga di Wikipedia Tilt Shift Photography atau di blog tiltshiftphotography.net. Foto Zaki yang memicu pencarian saya bisa dilihat dengan klik di sini
Sebelumnya, saya sudah mengetahui tentang lensa tilt & shift ini dari teman-teman di Teknik Sipil & Arsitektur. Lensa ini dikembangkan untuk memperbaiki perspektif dan mengatasi distorsi dengan cara mengubah sudut lensa terhadap media (film atau sensor). Nikon mulai mengembangkan lensa yang dapat digeser (shift) pada tahun 1960, sedangkan lensa yang bisa digeser dan ditekuk (tilt-shift) dikembangkan oleh Canon pada 1979. Sejak itu Nikon & Canon menyediakan beberapa seri lensa tilt-shift untuk berbagai keperluan. Salah satu efek yang paling nyata dari penggunaan lensa tilt-shift adalah menyempitnya ruang tajam (DoF - Depth of Field)
Dengan perkembangan teknologi digital, dalam batasan tertentu distorsi ini bisa diperbaiki melalui olah digital. Tilt-Shift Photography kemudian berkembang menjadi sebuah seni untuk me-miniaturisasi, membuat foto dari benda-benda nyata tampak seperti model mini dengan memanfaatkan efek penyempitan DoF, menaikkan saturasi dan penyesuaian kurva.
Prosedur pembuatan foto tilt shift adalah sebagai berikut:

1. Pilih foto yang akan dimodifikasi
Sebaiknya foto ini adalah foto yang diambil dari atas (high angle) sehingga memudahkan munculnya kesan miniatur. Foto berikut saya ambil dari dalam pesawat saat akan mendarat:
 Fotonya kurang oke karena terhalang kaca jendela, tetapi bisa diperbaiki dengan melakukan Auto-Level
 Setelah itu supaya aman, saya buat layer duplikat di atas layer asli, sehingga jika diperlukan layer atas bisa dihapus untuk memperoleh gambar awalnya

2. Membatasi area tajam
 Langkah berikutnya adalah memilih ruang tajam dengan menggunakan masking/ marquee seperti pada gambar berikut:

3. Meningkatkan ketajaman
Area dalam ruang tajam ditingkatkan ketajaman dan saturasinya dengan  menaikkan saturasi (Saturation), mengatur ketajaman dengan filter Sharpness (Smart Sharp) dan mengatur kurva warna (Curve)

4. Menata latar
Setelah bagian pokok foto tertata dengan baik, selanjutnya kita menata bagian pendukungnya dengan melakukan Inverse Selection dan memburamkan gambar di bagian ini dengan Filter Lens Blur

Hasil olah digital ini adalah sebagai berikut:

Foto-foto lain yang coba saya olah dengan metode ini dapat dilihat di: Tilt Shift Photos di Multiply

Contoh lain dari hasil browsing:
50 Beautiful Tilt Shift Pics
Achdevon di multiply
tiltshiftmaker photo gallery

Tilt shift photography tutorial:
tiltshiftphotography.net
15june.com

Bacaan lain yang mungkin bermanfaat:
Tilt Shift bukan hanya untuk Arsitek
Tilt Shift lens on your DSLR
Tilt-shift lens changes Your Life
Tilt Shift lens Focusing

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar