Sabtu, 12 Juni 2010

Catatan Workshop Fotografi - Portfolio

Portfolio merupakan dokumentasi penting dari seorang fotografer. Penyusunan portfolio haruslah disesuaikan dengan keahlian atau spesialisasi yang dimiliki oleh fotografer. Beberapa contoh keahlian dan isi portfolio yang perlu ditampilkan:

Wedding/ portraiture
Portfolio dari seorang fotografer yang mengkhususkan diri pada wedding atau portrait haruslah menunjukkan segala aspek yang berkaitan dengan bidang yang ditekuninya, dari awal hingga akhir proses pernikahan. Portfolio seorang fotografer wedding merupakan yang paling banyak, detil & lengkap dari segi isinya. Termasuk di dalamnya:
  1. Dari segi proses, meliputi:
    • pre-wed
    • ritual pra pernikahan
    • akad nikah
    • resepsi
    • foto keluarga
    • acara lain yang ada dalam proses pernikahan
  2. Dari segi subyek foto, meliputi:
    • foto mempelai pria
    • foto mempelai wanita
    • foto mempelai pria & wanita
    • foto keluarga kedua mempelai
  3. Dari sudut pengambilan/ angle, meliputi:
    • Foto close up
    • Foto medium shot
    • Foto wide-angle
  4. Dari segi kostum, meliputi:
    • casual
    • kostum tradisional
    • kostum internasional/ Barat
  5. Dari segi lokasi, meliputi indoor maupun outdoor di:
    • rumah mempelai
    • rumah ibadah
    • gedung pertemuan
    • lokasi lain yang diperlukan
  6. Dari segi pencahayaan, meliputi:
    • foto pada cahaya pagi (morning light)
    • foto daylight
    • foto indoor dg available light
    • foto infoor dg studio light/ artificial
Yang perlu diperhatikan dalam penyusunan portfolio wedding adalah bahwa foto-foto mempelai pada dasarnya merupakan “milik” kedua mempelai. Oleh karena itu, penggunaan foto-foto wedding dalam sebuah portfolio haruslah dengan persetujuan dari kedua mempelai sebagai “pemilik” hak cipta. Mirip dengan model release yang harus ada untuk menggunakan foto seorang model.

Jurnalistik/ event
Portfolio yangharus dimiliki oleh seorang jurnalis foto sangat berbeda dengan apa yang ada dalam portfolio seorang wedding fotografer. Isi yang harus terdapat dalam portfolio seorang jurnalis foto, di antaranya:
  1. Portrait fotografi, biasanya diperlukan untuk foto tokoh, selebritis, nara sumber
  2. Human interest, manusia saat melakukan aktivitasnya
  3. Foto bencana alam
  4. Foto kerusuhan/ demonstrasi
Portfolio jurnalis mengutamakan otentisitas dan momen saat pengambilan.

Advertising/ Produk/ Stock
Foto-foto untuk portfolio iklan/ advertising/ stock foto paling tidak harus melipti:
  1. Obyek manusia dengan berbagai ekspresi. Foto-foto ini harus dilengkapi dengan model release
  2. Obyek barang atau produk dengan menggunakan table top dan pencahayaan yang memadai.

Tidak ada batasan seorang fotografer harus membatasi diri pada satu bidang saja, namun demikian portfolio untuk masing-masing keahlian haruslah disesuaikan dan dipisahkan sedemikian untuk memudahkan presentasi/ penilaian. Oleh karena itu sistem dokumentasi foto yang baik & rapih merupakan hal yang harus dilakukan dan sangat mendukung pekerjaan seorang fotografer.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar