Tampilkan postingan dengan label compact. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label compact. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 November 2009

Kamera - Superzoom 2 Juta-an

Fitur yang Hampir Setara DSLR


Kamera-kamera Superzoom ini biasanya diistilahkan dengan prosumer atau bridge camera. Kriteria yang saya pilih dalam artikel kali ini adalah:
  1. Resolusi minimal 10 MP
  2. Range fokus minimal 10x zoom
  3. Kemampuan priority setting
  4. Ketersediaan fitur Image stabilizer
  5. Harga maksimal Rp 3.000.000

Dari kriteria tersebut di atas, saya mendapatkan alternatif:
  • Canon SX120 IS, harga Rp 2.550.000
  • Fujifilm S1500, harga Rp 2.150.000
  • Fujifilm S2000 HD, harga Rp 2.650.000
  • Nikon L100, harga Rp 2.650.000
  • Panasonic FZ28, harga Rp 2.950.000

Agar tulisan ini tidak terlalu panjang dan memudahkan analisa, fitur-fitur yang sama baiknya tidak akan kita bahas, di antaranya:
  1. Resolusi maksimum (semuanya 10 MP)
  2. Tipe sensor (semuanya memakai CCD)
  3. Tipe batere (semua menggunakan AA, kecuali Panasonic FZ28)
  4. Exposure compensation (semuanya +- 2 EV)
  5. Kualitas gambar/ ketajaman

Selanjutnya perbandingan akan dilakukan per fitur dengan menyebutkan hanya peringkat pertama dan kedua saja untuk setiap fitur:
  1. Luas fisik sensor:Fujifilm S2000 HD, Fujifilm S1500 (walaupun hanya sedikit lebih besar dari yang lain)
  2. ISO tertinggi: Fujifilm S2000 HD, Nikon L100
  3. Zoom range: Panasonic FZ28, Nikon L100
  4. White balance override: Fujifilm S2000 HD, Fujifilm S1500
  5. Aperture range: Canon SX120 IS, Fujifilm S1500, Panasonic FZ28
  6. Shutter speed range: Panasonic FZ28, Canon SX 120 IS
  7. Continuous drive: Panasonic FZ28, Fujifilm S2000 HD
  8. Video capture: Panasonic FZ29, Fujifilm s2000HD
  9. LCD viewer: Canon SX120 IS, Nikon L100

Dapat kita lihat bahwa dari perbandingan di atas, Panasonic FZ28 dan Fujifilm S2000 HD sama-sama muncul 5 kali. Keduanya memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan yang lain. Harus diakui, keunggulan Panasonic FZ28 dengan kemampuan foto RAW dan zoom range agaknya sesuai untuk harganya yang lebih mahal daripada fujifilm S2000 HD.
Namun demikian masih ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang menurut saya membedakan karakteristik tiap produsen kamera dan menjadikannya memiliki konsumen yang loyal:
  • Canon adalah kamera yang paling populer. Kepopulerannya ini - selain kepiawaian tim marketing - agaknya berkaitan dengan pengoperasiannya yang user friendly
  • Fujifilm merupakan kamera yang dikenal dengan kemampuannya untuk memotret dalam kondisi low-light, namun kedua kamera yang masuk dalam daftar di sini bukanlah tipe dengan sensor Super-CCD. Bagaimanapun, algoritma pengolahan warna Fujifilm yang natural masih tetap perlu dipertimbangkan
  • Nikon dikenal dengan kemampuannya menampilkan warna-warna yang kontras - crispy - merupakan merk yang sudah sangat dikenal dalam dunia fotografi
  • Panasonic, dengan menggandeng Leica untuk lensanya, tak tertandingi dalam ketajaman & kelengkapan fiturnya

Pilihan yang paling tepat, kembali lagi diserahkan kepada pemakai. Dengan harga yang hanya sedikit di atas Rp 2jt, mungkin saya akan pilih Fujifilm S1500 :-)

Kamera - Canon A2100 IS vs SX120 IS

Pilih Resolusi atau Kebebasan Explorasi?


Kedua kamera buatan Canon ini kisaran harganya sekitar Rp 2jt-an. Banyak yang menanyakan, kenapa SX120 IS yang cuma 10 MP lebih mahal daripada A2100 IS yang 12 MP?
Jawabannya: Karena harga tidak hanya ditentukan oleh resolusi saja
SX120 IS punya beberapa kelebihan dari A2100 IS, di antaranya:
  • Jarak fokus terjauh (tele-end) setara 360 mm (= 10x zoom)
  • Bukaan aperture maksimal lebih lebar (f/2.8)
  • Shutter speed maksimum lebih cepat (1/2500s)
  • Pilihan movie clip pada berbagai resolusi untuk menghemat storage
  • Fasilitas white balance override
  • Kemampuan manual focusing
  • Fitur shutter speed & aperture priority

Singkatnya, SX120 IS dirancang untuk mengakomodasi hampir semua kebutuhan seorang fotografer. Perbedaan harga yang hampir Rp 500ribu menurut saya sangat wajar untuk berbagai kelebihan tersebut di atas. Hampir semua fitur EOS 1000D kit terdapat di kamera ini dengan harga hanya setengahnya, malah masih mendapat bonus zoom range 10x.
Tapi bukan berarti A2100 IS tak punya kelebihan.
  • Resolusi yang lebih tinggi (12 MP)
  • Luas fisik sensor yang sedikit lebih besar
  • Kecerdasan autofokus 9 titik yang dilengkapi face detection
  • Flash yang lebih kuat
  • Dimensi yang lebih kompak
  • Bobot yang lebih ringan
  • Harga yang lebih bersahabat

Mana yang lebih baik? trasanya Anda pun tahu jawabannya
Mana yang sebaiknya dibeli? Well, andainya pertanyaan itu ditanyakan pada istri saya, pasti pilihannya adalah A2100 IS :-)